MADRID – Stadion Riyadh Air Metropolitano menjadi saksi bisu runtuhnya pertahanan Barcelona dalam laga leg pertama semifinal Copa del Rey, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Tim asuhan Diego Simeone tampil tanpa celah, menghujani gawang El Barca dengan empat gol tanpa balas—semuanya tercipta hanya dalam kurun waktu 45 menit pertama.
Babak Pertama: Badai Los Colchoneros
Pertandingan baru berjalan tujuh menit ketika petaka dimulai bagi tim tamu. Bek Barcelona, Eric Garcia, melakukan kesalahan fatal saat mencoba mengontrol umpan balik yang justru berakhir menjadi gol bunuh diri. Gol ini meruntuhkan mentalitas anak asuh Hansi Flick seketika.
Hanya berselang tujuh menit, Antoine Griezmann menggandakan keunggulan melalui penyelesaian klinis setelah menerima umpan tarik dari Nahuel Molina. Atletico tidak mengendurkan serangan; pada menit ke-33, rekrutan anyar Ademola Lookman mencatatkan namanya di papan skor lewat skema serangan balik cepat. Pesta gol babak pertama ditutup oleh sontekan Julian Alvarez di masa injury time.
Babak Kedua: Frustrasi dan Kartu Merah
Memasuki babak kedua, Barcelona mencoba bangkit dengan memasukkan tenaga baru. Mereka sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Pau Cubarsi, namun setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.
Malam Barcelona semakin lengkap penderitaannya pada menit ke-85. Eric Garcia, yang sudah mengalami malam buruk sejak menit awal, menerima kartu merah langsung setelah melanggar keras pemain Atletico yang berpeluang mencetak gol kelima. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Atletico Madrid menunjukkan efisiensi luar biasa dengan memanfaatkan transisi cepat, sementara Barcelona mendominasi penguasaan bola tanpa mampu menembus tembok pertahanan kokoh yang digalang Jose Maria Gimenez.
Misi Mustahil di Camp Nou
Dengan defisit empat gol, Barcelona menghadapi gunung tinggi yang harus didaki pada leg kedua di Spotify Camp Nou tanggal 4 Maret 2026. Mereka butuh keajaiban “Remontada” untuk bisa melaju ke babak final.***

