Bandung ke Banyuwangi Kini Gak Ribet Naik KA Sangkuriang

Bandung ke Banyuwangi Kini Gak Ribet Naik KA Sangkuriang



MAKNewsdotcom, JAKARTA- Kabar gembira buat para pencinta traveling! PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAIresmi mengoperasikan layanan terbaru mereka, KA Sangkuriang, sejak Jumat (1/5). Kini, perjalanan dari Bandung menuju ujung timur Pulau Jawa (Ketapang, Banyuwangi) bisa ditempuh langsung tanpa perlu berganti-ganti moda transportasi lagi.

Menempuh Jarak 1.002 Kilometer

Jangan kaget ya, KA Sangkuriang ini bukan kereta biasa. Dengan jarak tempuh mencapai 1.002 kilometer, kereta ini sukses menyandang gelar sebagai kereta dengan rute terpanjang kedua di Indonesia,  tepat di bawah KA Pandalungan. Perjalanan dari barat ke timur ini memakan waktu sekitar 16 jam.

Menyisir Enam Daop Sekaligus

Salah satu daya tarik utama dari KA Sangkuriang adalah lintasannya yang dianggap sangat strategis. Kereta ini menyisir enam Daerah Operasi (Daop) sekaligus dalam satu perjalanan, yaitu mulai dari Daop 2 Bandung, lalu melewati Daop 5, 6, 7, 8, hingga berakhir di Daop 9 Ketapang. Layanan ini sengaja dihadirkan untuk memperkuat mobilitas masyarakat yang selama ini belum terakomodasi oleh transportasi rel langsung pada rute tersebut .

Jadwal dan Pilihan Kelas: Ada Kelas Sultan!
Buat kamu yang ingin mencoba, KA Sangkuriang beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan sore hari dari kedua stasiun ujung:
*  Dari Stasiun Bandung: 14.45 WIB.
*  Dari Stasiun Ketapang:15.00 WIB.

Soal fasilitas, kamu bisa pilih sesuai kantong dan kenyamanan. Tersedia total 456 kursiyang terbagi dalam tiga kelas:
1.  Kelas Economy, Mulai dari Rp450 ribu
2.  Kelas Executive. Mulai dari Rp700 ribu.
3.  Kelas Suite Compartment. Buat yang ingin kenyamanan ekstra ala sultan, kelas mewah ini dibanderol mulai dari Rp2,25 juta.

Hadirnya KA Sangkuriang tentu menjadi alternatif baru yang seru untuk mengeksplorasi keindahan Pulau Jawa dari balik jendela kereta. Jadi, sudah siap pesan tiketnya. ***

Baca Juga  Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Kronologi, Korban, dan Pertanyaan yang Belum Terjawab

Bagikan :

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *