Hore, THR Cair! Intip Aturan Mainnya!

Hore, THR Cair! Intip Aturan Mainnya!

Jakarta – Kabar yang paling ditunggu-tunggu sejagat pekerja akhirnya tiba! Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi menerbitkan “lampu hijau” buat cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri 1447 H.

Melalui Surat Edaran (SE) No. M/3/HK.04.00/III/2026 yang dirilis Selasa (3/3), pemerintah memastikan hak kamu sebagai pejuang cuan aman terkendali. Biar nggak bingung pas cek saldo, yuk simak poin-poin pentingnya!

Siapa Saja yang Kebagian “Angpao” Kantor?

Kabar baiknya, kamu nggak perlu nunggu jadi karyawan tetap puluhan tahun buat dapet THR. Aturan tahun ini tetap berpihak pada semua lini pekerja:

  • Karyawan Tetap (PKWTT) dan Karyawan Kontrak (PKWT).
  • Minimal Kerja 1 Bulan: Baru sebulan gabung di kantor? Tenang, kamu sudah berhak dapet THR, kok!
  • Buruh Harian Lepas: Para pekerja lepas juga masuk dalam daftar penerima.
Hitung-hitungan Biar Nggak Salah Paham

Biar nggak overthinking soal nominalnya, ini cara hitung resminya:

  1. Sudah Kerja 1 Tahun+: Kamu dapet 1 bulan gaji penuh.
  2. Belum Sampai Setahun: Tenang, kamu dapet secara proporsional. Rumusnya: Masa Kerja dibagi 12 dikali Gaji Satu Bulan
  3. Pekerja Harian/Sistem Satuan: Buat kamu yang gajinya naik-turun tiap bulan, hitungannya diambil dari rata-rata upah 12 bulan terakhir.
Catat Tanggalnya: No Cicil, No Telat!

Pak Menaker tegas banget kali ini. Beliau menekankan kalau THR itu wajib dibayar penuh dan tidak boleh dicicil. Titik.

Kapan cairnya? Paling lambat 7 hari sebelum hari raya. Tapi, pemerintah tetap “colek” para bos perusahaan supaya kalau bisa dibayar lebih awal, biar karyawannya bisa belanja baju Lebaran dan pesan tiket mudik lebih tenang.

Ada Masalah? Adukan ke Posko Satgas!

Gubernur, Wali Kota, hingga Bupati sudah diminta siaga buat mengawasi pembagian THR di wilayah masing-masing. Kalau perusahaan tempat kamu kerja mulai “drama” atau telat bayar, kamu bisa langsung konsultasi atau lapor ke Posko Satgas Ketenagakerjaan THR 2026.

Baca Juga  Buruh Demo di Kantor PBB Jakarta Pusat, Tolak Indonesia Masuk Board of Peace

Caranya gampang banget, tinggal klik aja di laman resmi: https://poskothr.kemnaker.go.id.

Jadi, sudah ada rencana THR-nya mau dipakai buat apa? Buat tabungan, investasi, atau habis buat bagi-bagi ke keponakan di kampung?

Bagikan :

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *