OTXO: Game Roguelite Tentang Serigala, Depresi, dan Perjuangan Tanpa Akhir

OTXO: Game Roguelite Tentang Serigala, Depresi, dan Perjuangan Tanpa Akhir

Genre: Action Roguelite | Developer: Lateralis Heavy Industries | Platform: PC, PS4, PS5, Nintendo Switch

OTXO (diucapkan “oh-cho”) adalah game top-down shooter roguelite yang dirilis pada 20 April 2023 oleh Lateralis Heavy Industries. Dibalik tampilan hitam-putihnya yang brutal, tersimpan makna yang jauh lebih dalam dari sekadar tembak-tembakan biasa. Game ini adalah karya satu orang saja, Nathan Haddock, yang menuangkan pengalaman pribadinya melawan depresi ke dalam setiap peluru dan setiap kematian yang kita alami.

Apa Itu OTXO dan Artinya

Kata “OTXO” berasal dari bahasa Basque dan berarti serigala. Bukan pilihan kata yang sembarangan. Dalam game ini, kita berperan sebagai seseorang yang disebut “The Otxo”, yaitu pembunuh tak bisa mati yang terjebak di dalam sebuah mansion supernatural. Di sepanjang permainan, seorang biarawati menjelaskan mengapa para penghuni mansion menyebut kita dengan nama itu: karena kita adalah makhluk buas yang lapar, liar, dan tak berdaya tanpa kesadaran penuh atas diri sendiri.

Cerita OTXO: Lebih Dalam dari yang Terlihat

Cerita OTXO sengaja dibuat aneh dan penuh interpretasi. Kita memulai game sebagai seorang pria di dalam kereta yang menemukan sebuah topeng putih misterius. Begitu memakainya, kita kehilangan ingatan dan orang yang kita cintai, lalu terbangun di pantai depan mansion gelap yang terasa tak ada ujungnya.

Tujuan kita hanya satu: masuk ke dalam mansion, temukan “Heart of the Mansion”, dan hancurkan untuk mendapatkan kembali apa yang hilang. Namun seiring perjalanan, kita menemukan bahwa mansion ini penuh dengan Otxo-Otxo lain yang senasib, semua terjebak dalam siklus yang sama tanpa pernah berhasil keluar.

Plotnya sengaja tidak memberi jawaban mudah. Banyak detail lore tersebar di berbagai ruangan melalui entri diari dan percakapan singkat dengan NPC misterius. Pendekatan bercerita seperti ini mengingatkan kita pada Hotline Miami, di mana pemain didorong untuk menyusun sendiri makna di balik semua kekerasan yang terjadi.

Baca Juga  DPR Wacanakan Pemblokiran Roblox karena Konten Tidak Layak Anak
Interpretasi OTXO: Alegori Melawan Depresi

Inilah bagian yang membuat OTXO berbeda dari kebanyakan game aksi lainnya. Nathan Haddock secara terbuka menyatakan bahwa game ini diciptakan sebagai metafora langsung dari pengalamannya hidup dengan depresi.

Kekerasan ekstrem yang kita lakukan bukan sekadar hiburan. Ia adalah representasi dari betapa lelah dan menyiksanya pertarungan melawan pikiran sendiri. Setiap kali mati dan harus memulai dari awal, itu bukan hanya frustrasi gameplay, tapi cerminan dari bagaimana depresi bekerja: siklus yang berulang, perjuangan yang tak pernah benar-benar selesai dalam semalam.

Topeng yang dipakai protagonis juga sarat makna. Ia melambangkan bagaimana depresi bisa menutupi identitas seseorang, mencabut ingatan tentang siapa kita sebenarnya dan apa yang kita cintai. Satu-satunya cara melepas topeng itu adalah dengan terus berjuang sampai ke inti dari semua rasa sakit itu.

Karena game ini berbentuk roguelite, pesan utamanya justru ada pada strukturnya: jangan menyerah. Setiap run yang gagal mengajarkan sesuatu. Setiap kematian membuat kita sedikit lebih kuat dan lebih siap. Sama seperti perjalanan nyata menghadapi depresi.

Bagikan :

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *