BOGOR, 15 September 2026 — Menghadapi kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, Pemerintah Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menggelar salat Istisqa di halaman Kantor Kecamatan Cibungbulang, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, tokoh ulama, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Cibungbulang.

Salat Istisqa dilaksanakan sebagai ikhtiar dan doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan.
Halaman Kantor Kecamatan Cibungbulang tampak dipenuhi jamaah.
Mereka mengikuti pelaksanaan salat dengan khidmat di tengah kondisi kekeringan yang disebut telah berlangsung hampir empat bulan.
Sejumlah unsur Forkopimcam turut hadir, di antaranya Camat Cibungbulang, Ketua MUI Kecamatan Cibungbulang, Danramil, Kapolsek, para kepala desa, serta tokoh ulama.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Cibungbulang menyampaikan bahwa dampak kekeringan mulai dirasakan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan air bersih.
Dari sejumlah desa yang ada di Kecamatan Cibungbulang, sekitar delapan desa disebut mengalami kesulitan air meskipun di beberapa wilayah masih sempat turun hujan.
Masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih juga diimbau untuk berkoordinasi dan meminta bantuan kepada BPBD Kabupaten Bogor agar dapat memperoleh suplai air bersih.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Cibungbulang mengatakan, pelaksanaan salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT.
“Kita memohon kepada Allah SWT agar sesegera mungkin diturunkan hujan dengan melakukan salat Istisqa berjamaah,” ungkapnya kepada wartawan.
Salat Istisqa dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai. Bertindak sebagai imam Ustaz Firdaus, bilal Ustaz Ade, sedangkan khatib diisi oleh KH Asep Ubaidilah.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah bersama ulama dan masyarakat berharap hujan segera turun sehingga kondisi kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami warga dapat segera teratasi.


