Lima Tuntutan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran

Lima Tuntutan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Bagikan :

JAKARTA — Aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10). Aksi tersebut berlangsung bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.


Massa mulai berkumpul di kawasan Tugu Tani sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka menyampaikan aspirasi melalui orasi serta membentangkan spanduk dan pamflet berisi tuntutan kepada pemerintah. Di sela-sela orasi, seruan “Viva la Revolution” turut diteriakkan oleh massa aksi. Aksi tersebut melibatkan banyak aliansi mahasiswa dan juga masyarakat sipil. Sejumlah organisasi mahasiswa turut berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan nasional.


Dalam aksi ini, massa membawa lima tuntutan yang mencakup persoalan lingkungan, ekonomi, ruang sipil, pemberantasan korupsi, dan pendidikan. Tuntutan pertama mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai rencana nasional, mengadili korporasi yang bertanggung jawab, serta memulihkan ekosistem terdampak. Kedua, massa menuntut pembenahan tata kelola kebijakan ekonomi untuk mengatasi ketimpangan sosial.


Ketiga, massa mendesak penghentian penyempitan ruang sipil dan militerisasi. Tuntutan keempat berfokus pada pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sementara itu, tuntutan kelima adalah penurunan biaya pendidikan serta perwujudan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat. Selain melalui orasi, peserta aksi juga mengekspresikan aspirasi dengan melepas jaket almamater. Tindakan tersebut menjadi bagian dari upaya peserta untuk membaur dengan masyarakat sipil yang hadir dalam aksi.


Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tidak hanya ditandai oleh perjalanan masa jabatan, tetapi juga oleh aksi mahasiswa dan masyarakat sipil yang menyuarakan evaluasi terhadap kebijakan pemerintah. Di Tugu Tani, lima tuntutan menjadi pokok aspirasi yang dibawa massa untuk menagih perhatian pemerintah atas persoalan lingkungan, ekonomi, kebebasan sipil, korupsi, dan pendidikan.

Baca Juga  Dinkes Bogor Imbau Warga Hindari Paparan Asap Kebakaran TPA Galuga

Bagikan :

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *