BOGOR, Cicadas, Minggu 03 Oktober 2026 — Upaya melestarikan budaya pencak silat terus dilakukan Padepokan Dangiang Pakuan Bogor. Bukan sekadar melatih jurus bela diri, padepokan tersebut sejak dini menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya tradisional kepada anak-anak didiknyaLokasi di kp.cicadas RT.01/01, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Di bawah kepemimpinan Kang Leno dan Teh Nung, Padepokan Dangiang Pakuan memberikan pelatihan pencak silat kepada para peserta didik mulai dari usia anak-anak.

upaya menjaga agar pencak silat sebagai warisan budaya tidak tergerus perkembangan zaman.
Anak-anak tidak hanya diajarkan teknik dasar pencak silat, tetapi juga diarahkan untuk mengenal nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap budaya daerah.
Kegiatan latihan dilakukan secara bertahap sesuai usia dan kemampuan masing-masing anak.
Semangat para peserta didik terlihat saat mengikuti setiap gerakan dan arahan dari pelatih.
Pimpinan Padepokan Dangiang Pakuan, Kang Leno dan Teh Nung, terus mendorong generasi muda agar tidak malu mempelajari seni budaya sendiri.
Menurutnya, pelestarian pencak silat harus dimulai dari generasi paling muda.
Dengan mengenalkan pencak silat sejak usia dini, diharapkan akan lahir generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga memahami dan mencintai akar budaya bangsa.
Padepokan Dangiang Pakuan Bogor pun menegaskan bahwa menjaga pencak silat bukan hanya soal mempertahankan jurus, tetapi juga mempertahankan identitas dan nilai budaya untuk diwariskan kepada generasi berikutnya.


