CIBINONG — Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 tak hanya menjadi panggung adu sapi terbaik dari berbagai daerah.
Gelaran yang mengguncang Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, itu sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.
Sabtu (3/10/2026)
Suasana di sekitar lokasi kontes dipadati aktivitas peserta dan pengunjung.
Di tengah lalu lintas peternak dan penggemar sapi, UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Bogor ikut mengambil kesempatan untuk menjajakan sekaligus memasarkan produk mereka.
Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) tersebut menjadi magnet yang mempertemukan peternak, penggemar sapi, masyarakat hingga pelaku usaha.
Ketua Panitia Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026, Mardi, mengatakan panitia menggandeng Dinas Koperasi Kabupaten Bogor untuk melibatkan UMKM binaan dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kontes ini membawa dampak positif bagi teman-teman UMKM sekitar sini. Kami bekerja sama dengan Dinas Koperasi untuk UMKM binaan yang hari ini ada di sekitar sini agar mereka bisa berjualan dan memasarkan produknya,” kata Mardi.
Menurut Mardi, kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah menjadi peluang bagi UMKM untuk memperluas pemasaran.
Produk lokal yang biasanya hanya menyasar konsumen sekitar kini mendapat kesempatan dikenal oleh masyarakat yang datang dari luar daerah.
Tak tanggung-tanggung, peserta kontes datang dari sejumlah wilayah, mulai dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung hingga Kalimantan.
Jumlah sapi yang mengikuti kontes diperkirakan mencapai 200 hingga 500 ekor. Selama dua hari pelaksanaan, ramainya aktivitas peserta dan pengunjung turut menciptakan perputaran ekonomi di sekitar lokasi.
Mardi menegaskan, penyelenggaraan kontes tidak hanya ditujukan untuk mengangkat sektor peternakan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Selain kontes, kami ingin kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk teman-teman UMKM,” ujarnya.
Kolaborasi Pemkab Bogor dan APPSI tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan peternakan berskala besar dapat memberikan efek berantai bagi sektor ekonomi masyarakat.
Peternak unjuk kualitas, pengunjung berdatangan, UMKM pun mendapat panggung untuk berjualan dan memperluas pasar.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi peternak, masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang bukan hanya meriah, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
(Laporan: DS)


