PK KNPI Cibungbulang Dukung Pengawasan Anak Muda Diperketat: “Pemuda Harus Diarahkan, Bukan Dihakimi”

PK KNPI Cibungbulang Dukung Pengawasan Anak Muda Diperketat: “Pemuda Harus Diarahkan, Bukan Dihakimi”
Bagikan :

BOGOR — Pimpinan Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Kecamatan Cibungbulang mendorong pengawasan terhadap anak dan generasi muda diperkuat menyusul munculnya persoalan konten asusila yang menjadi perhatian masyarakat.

Ketua PK KNPI Kecamatan Cibungbulang, Bella Akbar, mengatakan pengawasan terhadap generasi muda tidak cukup hanya dilakukan melalui pembatasan, tetapi harus disertai edukasi, pendampingan dan penyediaan ruang aktualisasi yang sehat.

Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan perhatian lebih di tengah derasnya perkembangan teknologi dan media sosial.

“Kami menyambut baik langkah Pemerintah Kecamatan Cibungbulang dalam memperkuat pengawasan terhadap anak muda.

Tetapi pengawasan harus berjalan bersama dengan edukasi dan pendampingan.

Pemuda harus diarahkan, dibina dan diberikan ruang untuk berkembang, bukan hanya dikhawatirkan atau dihakimi ketika terjadi persoalan,” ujar Bella Akbar.

Bella menilai perkembangan teknologi dan media sosial memiliki dua sisi.

Di satu sisi, teknologi dapat menjadi sarana belajar, berkarya dan mengembangkan potensi.

Namun di sisi lain, tanpa literasi digital dan pendampingan yang memadai, anak-anak dan remaja dapat menghadapi berbagai risiko.

Karena itu, KNPI mendorong agar ruang digital diisi dengan aktivitas yang produktif.

“Ruang digital harus kita isi dengan hal-hal yang positif.

Anak muda Cibungbulang memiliki banyak potensi.

Energi mereka harus kita arahkan kepada karya, olahraga, seni budaya, kewirausahaan, pendidikan, kegiatan sosial dan berbagai aktivitas produktif lainnya,” katanya.

KNPI Dorong Gerakan Anti-Bullying di Sekolah
Selain persoalan ruang digital, PK KNPI Kecamatan Cibungbulang juga mendorong penguatan gerakan anti-bullying di lingkungan sekolah.

Bella menegaskan sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi peserta didik untuk belajar, berinteraksi dan mengembangkan potensi.

“Kami juga mengajak seluruh sekolah di Cibungbulang untuk memperkuat gerakan anti-bullying.

Baca Juga  Mau Jadi Data Analis? Gini Caranya

Jangan sampai tindakan mengejek, mengucilkan, mempermalukan, mengintimidasi atau melakukan kekerasan kepada teman dianggap sebagai candaan.

Sekolah harus menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak-anak kita,” tegasnya.

Menurut Bella, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan bersama antara sekolah, orang tua, siswa, pemerintah, organisasi kepemudaan dan masyarakat.

PK KNPI Kecamatan Cibungbulang menyatakan siap mengambil bagian melalui edukasi kepemudaan, literasi digital, kampanye anti-bullying serta berbagai kegiatan positif yang melibatkan pelajar dan generasi muda.

Pemuda Harus Menjadi Bagian dari Solusi
Bella menilai persoalan yang melibatkan sebagian anak muda tidak seharusnya membuat seluruh generasi muda dipandang negatif.

“Jangan karena ada persoalan yang melibatkan sebagian anak muda, kemudian kita melihat seluruh pemuda dengan kacamata negatif.

Justru ini menjadi momentum bagi kita untuk hadir lebih dekat, mendengar mereka, mendampingi mereka dan membuka lebih banyak ruang positif,” ungkapnya.

Ia menegaskan KNPI sebagai wadah organisasi kepemudaan memiliki peran untuk ikut membangun ekosistem kepemudaan yang sehat dan produktif.

“KNPI Cibungbulang ingin menjadi bagian dari solusi. Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku perubahan.

Mari kita bangun budaya pemuda yang kreatif, berprestasi, peduli lingkungan sosial dan mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Dorong Kolaborasi Lintas Elemen
PK KNPI Kecamatan Cibungbulang juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sekolah, kepolisian, orang tua, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan dan komunitas.

Bella menilai pengawasan terhadap anak dan generasi muda tidak dapat dibebankan kepada satu pihak.

“Anak-anak kita adalah tanggung jawab bersama.

Pemerintah melakukan pengawasan, sekolah memberikan pendidikan, orang tua memberikan pendampingan, masyarakat menciptakan lingkungan yang sehat, dan organisasi kepemudaan menyediakan ruang aktualisasi. Semua harus bergerak bersama,” jelasnya.

Baca Juga  Ketua IWO-I DPD Kabupaten Bogor Apresiasi Rencana Rakor DPD Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan konten asusila maupun materi yang berpotensi merugikan anak atau pihak yang menjadi korban.

“Kalau menemukan konten yang bermasalah, jangan ikut menyebarkan.

Jangan menjadikan persoalan seperti ini sebagai konsumsi publik.

Serahkan kepada pihak yang berwenang dan mari kita fokus pada pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Bella.

“Cibungbulang Harus Menjadi Ruang Tumbuh bagi Pemuda”

Menutup pernyataannya, Bella mengajak seluruh pemuda Cibungbulang untuk membangun lingkungan yang positif dan produktif.

“Pesan kami kepada pemuda Cibungbulang: jangan takut untuk berkarya, jangan takut untuk berprestasi dan jangan takut untuk melakukan hal-hal positif. Mari kita jaga diri, jaga teman, jaga lingkungan dan bijak bermedia sosial.

Cibungbulang harus menjadi ruang tumbuh bagi pemuda untuk menghasilkan karya dan prestasi,” pungkasnya.

PK KNPI Kecamatan Cibungbulang menyatakan siap memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong lingkungan yang aman bagi anak, ramah bagi pemuda, bebas dari bullying, serta mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, berkarakter dan produktif.

BELLA AKBAR
Ketua PK KNPI Kecamatan Cibungbulang

Bagikan :

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *