Kemensos Adalah Kantornya Rakyat, Gus Ipul dan Agus Jabo Temui Langsung Warga yang Protes Desil

Kemensos Adalah Kantornya Rakyat, Gus Ipul dan Agus Jabo Temui Langsung Warga yang Protes Desil
Bagikan :

JAKARTA — Suasana berbeda terlihat di depan Kantor Kementerian Sosial (Kemensos). Ratusan warga datang membawa poster, tuntutan, dan keresahan terkait pemeringkatan desil kesejahteraan yang mereka nilai belum sesuai dengan kondisi kehidupan sebenarnya.

Seruan “Hidup Rakyat! Hidup Rakyat!” menggema di tengah penyampaian aspirasi warga.

Mereka mempertanyakan status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama ketika pemeringkatan tersebut berkaitan dengan akses terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.

Namun, aksi tersebut tidak berakhir dengan warga hanya menyampaikan tuntutan dari balik pagar kantor kementerian.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono turun langsung menemui massa.

Keduanya menyambut warga dan membuka ruang dialog dengan mengajak mereka masuk ke lingkungan Kemensos.

Pertemuan kemudian dilakukan di Taman Sekolah Rakyat.

Warga mendapat kesempatan menyampaikan secara langsung persoalan yang mereka alami, termasuk keluhan mengenai data desil yang dianggap tidak menggambarkan kondisi sosial ekonomi mereka.

Sikap tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kantor pemerintah tidak hanya menjadi tempat pejabat bekerja dan menerima laporan administratif.

Dalam persoalan yang menyangkut kehidupan masyarakat, ruang dialog menjadi bagian penting untuk mendengar langsung kondisi di lapangan.

Kemensos menyatakan akan menindaklanjuti pengaduan warga melalui proses verifikasi data.

Sekitar 2.500 data pengaduan disebut telah diterima untuk diverifikasi.

Persoalan desil sendiri menjadi perhatian karena pemeringkatan tersebut digunakan dalam proses penentuan sasaran sejumlah program perlindungan sosial.

Karena itu, ketepatan data menjadi faktor penting agar bantuan pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat sesuai kondisi sosial ekonominya.

Peristiwa di depan kantor Kemensos tersebut menjadi gambaran bahwa ketika masyarakat datang membawa persoalan, pemerintah dituntut tidak hanya mendengar dari laporan, tetapi juga membuka ruang komunikasi secara langsung.

Baca Juga  Microsoft Hengkang dari Pakistan, 15.000 Buruh di-PHK: Mengapa?

Kemensos adalah kantor pemerintah, tetapi di dalamnya ada mandat untuk melayani rakyat.

Ketika rakyat datang menyampaikan keluhan, pintu dialog menjadi salah satu cara untuk mencari jalan keluar bersama.

Bagikan :

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *