JAKARTA — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Massa mulai melakukan longmarch dari stasiun TVRI Senayan menuju gedung parlemen sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa mobil komando, bendera organisasi, serta berbagai poster tuntutan.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan utama mengenai jaminan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis, dan bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia. LMND menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional warga negara dan tanggung jawab penuh negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Berdasarkan siaran pers resmi EN-LMND, terdapat lima poin tuntutan utama yang diusung dalam aksi ini:
Mengawal Komitmen Pendidikan Gratis: Menyambut dan mengawal komitmen pemerintah untuk mewujudkan pendidikan gratis, termasuk di tingkat perguruan tinggi negeri.
Revisi Regulasi Pendidikan: Mendesak pemerintah mencabut atau merevisi UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Audit dan Realokasi Anggaran: Mendesak digelarnya audit serta realokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen secara transparan dan akuntabel guna menjamin pendidikan gratis.
Kesejahteraan Tenaga Pendidik: Mendesak peningkatan kesejahteraan guru, dosen, dan seluruh tenaga kependidikan di Indonesia.
Pemerataan dan Mutu Pendidikan: Mendesak pemerataan akses serta peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
Hingga pukul 14.00 WIB lewat, massa aksi terpantau masih bertahan di depan Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasinya.


