JAKARTA – Ratusan massa aksi Women’s March kembali menggelar aksi jalan kaki (longmarch) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Aksi yang dimulai dari kawasan Simpang Sarinah menuju Patung Kuda Silang Monas ini diwarnai aksi penyampaian pendapat terkait hak-hak perempuan, isu lingkungan, hingga perlawanan terhadap kekerasan terhadap perempuan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa berjalan tertib sambil membentangkan spanduk, membawa berbagai poster kritikan, serta menyuarakan yel-yel perjuangan sepanjang rute jalan raya. Barisan massa juga membatasi area jalan dengan tali pembatas kuning guna memastikan rombongan tetap berada pada satu jalur.
Namun, situasi sempat memanas ketika rombongan massa dihadang oleh barisan apparat kepolisian di jalur jalan. Dalam rekaman video yang beredar, sempat terjadi aksi saling dorong antara aparat dan peserta aksi di tengah jalan raya sebelum akhirnya massa berhasil menerobos adangan dan melanjutkan perjalanan menuju Patung Kuda.
“Peremn bersatu! Tak bisa dikalahkan!” seru para peserta aksi secara bersama-sama saat mencoba bergerak maju menembus barikade aparat penegak hukum yang berjaga.
Meski sempat diwarnai dorong-dorongan dan ketegangan, pergerakan massa aksi Women’s March tetap berlanjut menuju titik akhir di kawasan Monumen Nasional dengan kawalan pengamanan di sekitar lokasi.
Aksi yang diikuti para perempuan dari berbagai unsur dna usia ini mengusung tuntutan terhadap kebijakan negara yang tidka perpihak pada rakyat terutama soal MBG, Karhutla, KDMP dan lain sebagainya. Secara umum tuntutan mereka sama dengan tuntutan yang diusung okeh mahasiswa selama ini. Sampai berita ini diturunkan aksi masih berlangsung.


